Tomohon, CAKRAWALA – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Penanggulangan Pandemi Covid-19 saat Nataru (Natal dan Tahun baru) serta Penanganan Pandemi bersama gubernur, bupati dan wali kota secara virtual, Senin (27/12/2021).
Mendagri Muhammad Tito Karnavian saat memimpin rapat menegaskan dalam penanganan Pandemi Covid-19 termasuk Varian Omicron terlebih saat Natal dan Tahun Baru semua harus waspada, jangan lengah, tidak boleh lalai dan harus antisipasi kemungkinan terburuk.
Ada 8 strategi utama penanggulangan Pandemi covid 19 yakni melaksanakan 5M terutama penggunaan masker dan menghindari kerumunan, pengetatan kedatangan dari luar negeri dan imbauan untuk tidak ke luar negeri, penegakan aplikasi peduli lindungi, PPKM berbasis level dan mikro, kesiapan fasilitas rumah sakit dan isolasi terpusat, mengintensifkan tracing dan testing (perbanyak screening), mempercepat vaksinasi terutama daerah yang belum capai 70 persen vaksin pertama, target lansia dan anak 6-11 tahun serta mempercepat riset omicron.
Kepada pemerintah daerah juga dimintanya untuk terus berkoordinasi bersama unsur terkait di tiap daerah dalam penanganan Pandemi Covid-19.
Dari Tomohon, Wali Kota Caroll Senduk SH bersama Kajari Tomohon Fien Ering SH MH, Danramil Tomohon Kapten Inf Juris Sahese serta Wakapolres Tomohon Kompol Ferdinand Runtu mengikutinya secara virtual dari Comamand Center Mall Pelayanan Publik Wale Kabasaran Tomohon.
Usai rapat, Senduk mengatakan Pemerintah Kota Tomohon bersama Forkopimda dan unsur terkait lainnya terus berupaya dalam penanganan Pandemi Covid-19 dan mendukung berbagai program pemerintah pusat dalam penanganan Pandemi Covid-19 terlebih Varian Omicron.
Penanganan Pandemi Covid 19 di Kota Tomohon telah dan sementara dilaksanakan, salah satunya percepatan vaksinasi, di setiap kelurahan sudah dilaksanakan kegiatan vaksin yang melibatkan instansi terkait dan program ini akan terus dilaksanakan sampai program tuntas.
Aktivitas masyarakat Kota Tomohon saat Natal berjalan normal saja dan diharapkan sampai perayaan tahun baru nanti pergerakan masyarakat berjalan sesuai yang diharapkan dan kepada masyarakat diimbau untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dalam beraktivitas terlebih saat Natal dan Tahun Baru.


