CAKRAWALLA – Usia 174 tahun, sesungguhnya bukanlah usia yang singkat namun, harus belajar dari masa lalu, bahwa pengalaman adalah guru yang terbaik dan akan menjadi semakin bermakna jika dipadukan dengan potensi dan kemampuan jemaat dan masyarakat untuk memahami kondisi kehidupan yang semakin kompetitif, yang menuntut kita untuk dapat mengikuti irama global yang berlangsung saat ini.
Hal tersebut diungkapkan Wali Kota Tomohon Caroll Senduk SH saat menghadiri ibadah syukur HUT ke-174 Jemaat GMIM Baitani Matani yang dirangkaikan dengan pengutusan Pendeta Marshel Degi Botu MTh dan penerimaan Pendeta Greisye Augustina Poluan STh, Rabu (15/09/2021).
Wali kota mengharapkan pimpinan dan Jemaat GMIM Baitani Matani untuk dapat melibatkan diri dan turut memberikan perhatian terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia jemaat termasuk menggerakkan perekonomian jemaat di tengah Pandemi Covid-19.
“Saya berkeyakinan kehidupan beragama yang rukun sambil tetap memperlihatkan identitas dan jati diri selaku pengikut Yesus Kristus yang setia maka kita akan menikmati berkat-berkat Tuhan karena Tuhan sendiri berjanji bahwa dalam kehidupan persaudaraan yang rukun dan damai, kesanalah Tuhan memerintahkan berkatnya mengalir,” tuturnya didampingi Ketua TP-PKK drg Jeand’arc Karundeng.
“Saat ini dalam enam bulan pertama kepemimpinan kami, saya mengharapkan dukungan dan topangan dari seluruh komponen Jemaat GMIM Baitani Matani bersama masyarakat sehingga pelayanan pemerintahan dan sosial kemasyarakatan dan pelayanan gereja di Kota Tomohon dapat berjalan dengan aman lancar dan sukses,” tambah Senduk.
Sementara kepada Pendeta Marshel Degi Botu MTh, wali kota menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan atas pelayanan sehingga memberikan banyak kesan dan pesan yang mendalam dan telah menjadi kenangan indah baik dalam pelayanan kasih untuk kemuliaan Tuhan dan kepada jemaat serta masyarakat Kota Tomohon serta ucapkan selamat datang dan selamat melayani kepada Pendeta Greisye Augustina Poluan STh.

