Pemkot Tomohon Rumuskan Langkah Strategis Penurunan dan Pencegahan Stunting

Tomohon, CAKRAWALA – Seminar Tatalaksana Cegah Stunting Tenaga Kesehatan Dalam Percepatan Penurunan Stunting Melalui Sistem Rujukan Berjenjang di gelar di aula rumah dinas wali kota, Rabu (03/08/2022.

Seminar ini menghadirkan narasumber DR dr Rachmat Sentika SpA MARS, dr Ronald Rompies SpA, DR dr Ray Barawi MKK serta dihadir Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Tomohon dr John Lumopa MKes serta Nasional Operator Manager Market Akses Danone Indonesia bersama tim Danone Indonesia.

Stunting, menurut Sekretaris Daerah Kota Tomohon Edwin Roring SE ME saat menyampaikan sambutan wali kota merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis sehingga anak terlalu pendek untuk usianya.

“Tomohon walaupun merupakan kota berkembang, tapi tidak lepas dari kasus stunting. Pemerintah berupaya melalui program-program seperti seminar ini, kasus stunting di Kota Tomohon dapat ditekan seminim mungkin dan juga seminar ini titik tolak agar ke depan pemerintah dapat merumuskan langkah strategis untuk penurunan dan pencegahan stunting,” ujar Roring.

Kota Tomohon ditambahkannya terkenal dengan kuliner sehingga jangan sampai anak-anak kekurangan gizi. “Untuk itu pemerintah akan menjembatani dan menfasilitasi melalui regulasi yang ada agar kasus-kasus stunting di Kota Tomohon tidak terjadi lagi,” tuturnya seraya mengapresiasi Danone Indonesia yang punya kepedulian dalam upaya pencegahan dan penurunan stunting khususnya di Kota Tomohon.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *