Kendalikan Inflasi di Masa Pandemi, Pemkot Tomohon Siapkan Dokumen Strategi

Tomohon, CAKRAWALA – Rapat Koordinasi (Rakor) Tim High Level TPID (Tim Pengendalian Inflasi Daerah) Kota Tomohon untuk mensukseskan program pemerintah dalam upaya menciptakan stabilitas harga di daerah sehingga dapat mempertahankan kesejahteraan masyarakat, untuk menciptakan kondisi yang kondusif bagi pelaku ekonomi dalam melakukan kegiatan usaha.

Khususnya para pelaku UMKM pangan, serta untuk menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas harga, proaktif mendorong sektor ekonomi yang tumbuh produktif ditengah pandemi dan meningkatkan nilai tambah sektor pertanian.

Demikian diungkapkan Plt Kabag Perekonomian dan SDA Sekretariat Daerah Kota Tomohon Ir Nova Rompas yang juga Staf Ahli Walikota saat Rapat Koordinasi Tim High Level TPID (Tim Pengendalian Inflasi Daerah) Kota Tomohon di ruang rapat lantai tiga Setda Kota Tomohon, Selasa (23/11/2021).

Wali Kota Tomohon Caroll Senduk SH melalui Asisten Perekonomian Ir Enos Pontororing MSi saat membuka kegiatan menjelaskan, upaya yang dilakukan oleh pemerintah dalam pengendalian inflasi di masa pandemi diantaranya menyusun dokumen strategi dan rencana aksi antisipasi pangan. Salah satu langkah yang bisa dilakukan yaitu dengan memberikan perhatian khusus dan berupaya meningkatkan produktivitas bahan-bahan yang rentan terhadap inflasi akibat dampak pandemi ini.

“Untuk Kota Tomohon sendiri, ketersediaan bahan pokok melalui triwulan terakhir ini masih mencukupi. Dan di penghujung bulan November 2021, ketersediaan dan harga komoditi barito relatif aman bahkan mengalami penurunan,” ungkap Pontororing.

Menghadapi kegiatan besar keagamaan dan memasuki perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), kata Pontororing, sering terjadi gejolak ketersediaan bahan pokok dan kenaikan harga.

“Maka upaya pemerintah melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Tomohon bekerja sama dengan dinas terkait di Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara akan mengadakan kegiatan bazar pangan murah di beberapa lokasi di Kota Tomohon sebagai upaya membantu masyarakat dalam menyediakan barang dan kebutuhan pokok maupun kebutuhan lainnya dengan harga yang terjangkau,” tuturnya.

TPID diharapkannya juga mampu melakukan langkah-langkah stategis terutama di masa Pandemi Covid-19 dengan melakukan upaya-upaya pengendalian dan menekan inflasi. “Diharapkan melalui kegiatan ini akan menghasilkan kebijakan yang tepat, guna peningkatan ketersediaan pangan pokok beras dan non beras dengan tujuan terpenuhinya kebutuhan konsumsi pangan di Kota Tomohon,” pungkasnya.

Kepala Tim Advisory Divisi Ekonomi dan Keuangan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Utara Edi Adi Irianto tampil sebagai narasumber secara dari dan Kasubag Analis Ekonomi Biro Perekonomian Pemprov Sulut Anita Masiuw SE MSi secara langsung serta turut dihadiri Kajari Tomohon Fien Ering SH MH bersama pejabat dan unsur terkait lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *