Tomohon, CAKRAWALA – Rencana kerja Perangkat Daerah (PD) yang selanjutnya disebut renja perangkat daerah adalah dokumen perencanaan perangkat daerah untuk periode satu tahun. Sebagai dokumen perangkat daerah, renja mempunyai kedudukan strategis dalam menjembatani perencanaan perangkat daerah dengan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) sebagai implementasi pelaksanaan strategis Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD) dan Rencana Strategis (Renstra) perangkat daerah yang menjadi satu kesatuan untuk mendukung pencapaian visi dan misi daerah.
Hal ini diungkapkan Wakil Wali Kota Tomohon Wenny Lumentut SE saat membuka Rapat Monitoring Evaluasi dan Pelaporan Atas Capaian RKPD Kota Tomohon Tahun 2021 aula rumah dinas wali kota, Rabu (22/12/2021).
Dalam pelaksanaannya renja perangkat daerah dikatakannya perlu dilakukan evaluasi untuk mengetahui efektivitas dan konsistensinya dimana kajian tersebut digunakan sebagai masukan dalam merumuskan permasalahan pembangunan dan perumusan prioritas dan sasaran pembangunan RKPD tahun rencana, dengan tujuan agar target kinerja RKPD di akhir tahun periode dapat tercapai.
Rapat ini lanjutnya, untuk mengkaji arah kebijakan serta prioritas dan target kinerja program di tahun rencana dengan mempertimbangkan pencapaian target kinerja sampai dengan tahun berjalan, evaluasi terhadap perumusan kebijakan perencanaan pembangunan daerah dan evaluasi terhadap hasil rencana pembangunan daerah.
Adapun tujuan dari evaluasi hasil RKPD tahun 2021 adalah untuk mengetahui realisasi pencapaian target indikator kinerja, kelompok sasaran, lokasi dan penyerapan dana dan kendala yang dihadapi dan untuk mengetahui faktor pendorong dan penghambat keberhasilan pencapaian kinerja program dalam rangka mendukung capaian target kinerja tahunan serta untuk memastikan bahwa indikator kinerja program, kelompok sasaran, lokasi dan penyerapan dana indikatif kegiatan renja perangkat daerah dicapai dalam mewujudkan tujuan dan sasaran renstra perangkat daerah serta sasaran dan prioritas pembangunan daerah sebagai dasar pertimbangan dalam menyusun renja tahun berikutnya.
“Evaluasi hasil renja perangkat daerah merupakan siklus yang diawali dari perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, pengendalian sampai dengan evaluasi hasil,” ungkap Wenny Lumentut.
Dia berharap rapat ini dapat membahas permasalahan dan solusi terkait kegiatan pembangunan yang dilaksanakan lewat program yang ada di perangkat daerah sehingga perencanaan pembangunan harus dapat meningkatkan pemerataan pendapatan masyarakat, meningkatkan kesempatan kerja, lapangan usaha, peningkatan akses dan kualitas pelayanan publik serta meningkatkan daya saing daerah.
“Pencapaian berbagai aspek baik pencapaian pembangunan secara fisik maupun non fisik serta berbagai prestasi yang telah direngkuh bersama menjadi kebanggaan pemerintah bersama elemen masyarakat untuk mewujudkan Visi Kota Tomohon maju, berdaya saing dan sejahtera. Saat ini masih ada beberapa perangkat daerah yang capaian kinerja dan realisasi belum maksimal bahkan masih sangat rendah. Segera tindaklanjuti dan tingkatkan,” tegas wakil wali kota.


