Tomohon, CAKRAWALA – Wakil Wali Kota Tomohon Wenny Lumentut SE terpilih sebagai Ketua Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) Provinsi Sulawesi Utara masa bakti 2021-2025 dalam Musyawarah Provinsi II yang dilaksanalan di Terung Kabasaran Kota Tomohon, Selasa (09/11/2021).
Usai terpilih, Lumentut menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh peserta musyawarah atas kepercayaan yang diberikan kepadanya.
“Saya berharap seluruh stakeholder yang ada, seluruh pengurus yang terbentu untuk dapat bersinergi, bekerja sama melaksanakan tugas dalam organisasi ini untuk lebih baik ke depan, untuk kebersamaan dan untuk memajukan Sulut dalam bidang olahraga,” ujarnya.
Adapun target ke depan, dia bilang paling tidak Provinsi Sulut untuk cabang ini sudah masuk PON dan paling tidak akan lebih baik lagi dari apa yang ada sekarang. “Tentu dapat memberi sumbangsih kepada seluruh masyarakat di Sulawesi Utara agar supaya organisasi ini bukan sekadar ikut-ikutan tetapi kita harus lebih berprestasi lagi,” ungkap Wenny Lumentut.
Sementara saat mewakili wali kota, mengapresiasi unsur penyelenggara dan seluruh pihak yang terkait dalam kegiatan ini yang bertujuan lebih mengembangkan organisasi ini untuk lebih maju dan terdepan.
Pemkot Tomohon dikatakannya serius dalam hal ini agar supaya ke depan Sulawesi Utara didalamnya Tomohon dapat memberdayakan drum band dan menjadi salah satu daya tarik tersendiri dan juga dapat terus mendorong Tomohon sebagai Kota pariwisata.
“Kita ketahui bersama Tomohon memiliki banyak kelompok drum band hampir di semua sekolah bahkan mungkin lebih banyak dari kabupaten kota lainnya di Sulawesi Utara,” bebernya.
Ketua Harian KONI Sulut Kolonel Infantri Theo Kawatu SIP saat membuka musyawarah ini mengatakan, pihaknya berbangga dan memberikan apresiasi.
“Kami berharap cabang olahraga ini nantinya dapat tampil dalam PON karena menjadi salah satu cabang yang akan dipertandingkan. Kota Tomohon dikenal dengan drum band sejak dulu sehingga diharapkan ke depan untuk terus ditingkatkan dan lebih berprestasi di berbagai tingkatan,” tutur Kawatu.

