Tomohon, CAKRAWALA – Kota Tomohon merupakan salah satu kawasan yang memiliki potensi besar dalam pengembangan florikultura dimana sebagai sentra tanaman florikultura utama di Sulawesi Utara dengan ikon Kota Bunga serta memiliki letak yang sangat strategis secara geografis yaitu pada ketinggian 1.000-1.400 Mdpl.
“Kondisi tersebut sangat sesuai untuk pengembangan bunga potong seperti Krisan, Kerklely, Gladiol, Anthurium dan sebagainya,” ungkap Asisten Perekonomian Pemkot Tomohon Ir Enos Pontororing MSi saat Workshop dan Temu Lapangan Pengembangan Agribisnis Krisan Tomohon Menuju Ekspor, Jumat (03/12/2021) di Balai Pembenihan Pembibitan dan Agrowidya Wisata (Show Window) Tomohon.
“Pemkot Tomohon memiliki program pengembangan kawasan sentra produksi bunga potong (Krisan) untuk memenuhi kebutuhan di wilayah Sulawesi, Indonesia Timur bahkan bisa diekspor ke negara luar. Tanaman hias Krisan merupakan produk unggulan Kota Tomohon karena komoditas pertanian yang memiliki nilai ekonomis tinggi dimana potensi wilayah pengembangan yang sangat mendukung serta potensi pasar dalam daerah, dalam negeri serta peluang ekspor yang cukup tinggi,” tuturnya.
Dia bilang, Kota Tomohon sementara mempersiapan Krisan menuju ekspor, dengan bidang ilmu, keahlian dan riset yang dimiliki dimana saat ini dalam tahap persiapan dan penyusunan roadmap Tomohon siap ekspor Krisan.
“Berbagai upaya terus dilakukan untuk mengangkat florikultura di Kota Tomohon,” ungkap Pontororing.
“Kami mengucapkan banyak-banyak terima atas terlaksananya kegiatan workshop ini khususnya untuk petani bunga bahkan untuk pengembangan kawasan florikultura di Kota Tomohon dan semoga ilmu dan semangat yang kita miliki akan terus menjadi motivasi untuk semua stakeholder florikultura. Kami ucapkan banyak terima kasih kepada Pusat Penelitian dan Pengembangan Holtikultura yang begitu intens dan peduli serta memberikan perhatian besar untuk menyuksekan kegiatan ini,” tutupnya.
Hadir dalam workshop ini, Anggota DPD Ir Stefanus BAN Liow MAP, Kepala Pusat dan Pengembangan Hortikultura (Pusllitbanghorti) Dr Ir M Taufiq Ratule MSi, Kepala Balai Penelitian Tanaman Hias (Balithi) Dr Ir Muhammad Thamrin MSi, Koordinator Program Penelitian Balithi Dr Fitri Rachmawati, Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sulut Dr Ismail Maskromo MSi, Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Tomohon Steven Alfred Waworuntu SSTP, Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Kota Tomohon Drs Daniel Pontonuwu serta para pengusaha dan petani bunga.


