Tomohon, CAKRAWALA – Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Pemkot Tomohon kembali menggelar konferensi pers, Kamis 27 April 2023.
Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Christo Kalumata SSTP menghadirkan dua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemkot Tomohon masing-masing Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dihadiri langsung Kalaksa Hengkie Supit SIP dan Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) oleh Kasat Pol PP Jusak Pandeirot SPd MM sebagai narasumber.
Hengkie Supit dalam pemaparannya soa rencana inovasi BPBD yakni menghadirkan SIGAB (Sistem Informasi penangGulangAn Bencana) yaitu informasi penanggulangan bencana sebagai inovasi berbasis website dan dapat dikembangkan menjadi aplikasi android terbuka untuk publik guna memberikan pelayanan kepada masyarakat tentang kajian risiko bencana dilengkapi dengan peta rawan bencana, prakiraan cuaca yang akan terintegrasi dengan BMKG dan prakiraan kondisi gunung berapi di Kota Tomohon yang terintegrasi dengan PVMBG.
Kemudian WaTaNa (Wanita Tanggap BencaNa) dimana inovasi ini berorientasi pemberian perlindungan dan pengurangan risiko dampak bencana kepada masyarakat yang di mulai dari keluarga dimana terdapat sosok wanita sebagai seorang ibu yang seringkali sendirian di rumah karena suaminya berada di tempat kerja, oleh karena itu para ibu rumah tangga akan dibekali dengan pendidikan dan pelatihan ketangguhan menghadapi bencana.
Serta TRC (Tim Reaksi Cepat) TAMPAN (TAnggap MenghadaPi Ancaman BencaNa) di Kelurahan yang akan di bentuk di setiap kelurahan dengan maksud agar proses pelayanan kejadian bencana dapat lebih cepat tertanggulangi khususnya kejadian bencana dengan skala kecil. TRC ini akan dikoordinir langsung oleh lurah dibantu kolaborasi Bhabinkantibmas dan Babinsa serta beranggotakan minimal 5 TRC-TAMPAN di setiap kelurahan yang akan dilatih dan diberikan peralatan yang dibutuhkan dalam penanganan kejadian bencana skala kecil termasuk alat komunikasi Radio (HT).
Sementara Pandeirot menegaskan soal penegakan peraturan daerah dan disiplin ASN dimana pihaknya saat ini secara rutin melakukan penertiban terhadap pelanggaran yang dilakukan ASN seperti keluyuran saat jam kerja, pendampingan penagihan retribusi Galian C, restoran hingga rumah makan dan lainnya.
“Kita turun ke lapangan untuk ketertiban umum yang melanggar apalagi membahayakan kepentingan umum. Sasaran kami seperti trotoar buat pejalan kaki namun dijadikan tempat parkir kendaraan roda dua atau roda empat, buang sampah sembarangan, material ataupun sisa bahan bangunan yang ditempatkan di badan jalan yang menyebabkan gangguan lalu lintas Ke depan bersama Tim Justicia akan turun bersama dalam rangka penegakan ketertiban umum ini,” pungkasnya.

