Buka Seleksi Paskibraka, Caroll Berharap Ada Utusan Tomohon Bertugas di Istana Negara

CAKRAWALLA – Pembangunan kepemudaan bertujuan mewujudkan pemuda yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, cerdas, kreatif, inovatif, mandiri, demokratis, bertanggungjawab, berdaya saing, serta memiliki jiwa bela negara dan Pancasilais dalam kerangka negara kesatuan Republik Indonesia.

Hal tersebut diungkapkan Wali Kota Tomohon Caroll Senduk SH saat membuka seleksi dan pelatihan Pasukan Pengibar Bendera (Paskibraka) Kota Tomohon Tahun 2021 di Stadion Babe Palar, Rabu (03/03/2021). “Pelatihan Paskibraka ini merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan pembangunan kepemudaan tersebut,” ujar Senduk.

Selain itu, pelatihan ini dikatakannya juga untuk menanamkan nilai-nilai nasionalisme dan jiwa pemuda melalui kepemimpinan dan siapa yang terbaik merekalah yang akan terpilih. Oleh karena itu harus diperjuangkan sejak dini, harus benar-benar memerlukan pengorbanan, niat, tekad dan kerja keras yang tinggi dari para peserta seleksi.

“Karena menjadi anggota Paskibraka tidak hanya untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab menaikkan dan menurunkan bendera merah putih tetapi mengamalkan apa yang diperoleh selama mengikuti proses pelatihan untuk diaplikasikan saat upacara penaikan dan penurunan bendera merah putih di tanggal 17 Agustus serta acara penting lainnya,” beber Senduk.

Wali kota juga berharap ada yang bisa terpilih untuk menjadi perwakilan Kota Tomohon di tingkat provinsi bahkan lolos ke tingkat nasional untuk bertugas di Istana Negara pada tanggal 17 Agustus 2021. “Oleh karena itu saya berharap dukungan penuh dari orang tua dan semua pihak terkait dan meminta panitia pelaksana seleksi benar-benar selektif dengan kesungguhan serta mengutamakan objektivitas agar hasil yang didapat nanti benar-benar berkualitas,” tegas wali kota.

Adapun hal yang paling utama dalam perbedaan Paskibra dan Paskibraka adalah tugas mereka. Paskibra bertugas mengibarkan bendera di sekolah sementara Paskibraka mengibarkan duplikat bendera pusaka pada tingkat kota, kabupaten dan provinsi. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *