Tomohon, CAKRAWALA – Politik mempunyai tujuan mulia yakni mensejahterakan rakyat, perbedaan politik itu hal yang biasa, tetapi kita harus selalu menjaga persatuan dan kesatuan yang sudah ada, terlebih kita berada di kota berlabel Kota Pendidikan dan Kota Religius.
“Saya pernah duduk sebagai pimpinan DPRD Provinsi, setelah masuk di Tomohon saya melihat di sini banyak orang pintar, tebukti dalam pesta demokrasi yang lalu terlihat ketajaman otak dari warga Tomohon,” ungkap Wakil Wali Kota Tomohon Wenny Lumentut, SE di Sosialisasi Pemantauan Perkembangan Politik di Daerah oleh Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik Kota Tomohon, Senin (29/11/2021).
“Sekali lagi, perbedaan itu hal biasa, mari bersama-sama kita jaga persatuan dan kesatuan yang sudah ditanamkan oleh pendahulu-pendahulu kita, kita bersama-sama berkarya untuk meningkatkan kesejahtraan rakyat, tentu yang paling utama adalah untuk kemuliaan nama Tuhan,” tuturnya.
Dia pun mengajak untuk menolak paham-paham radikal intoleran yang mencoba masuk di Bumi Nyiur Melambai yang saat ini hidup rukun dan damai dan melestarikan empat pilar kebangsaan yang menjadi dasar dalam berbangsa dan bernegara, yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika.
“Seperti yang tertulis dalam 1 Tesalonika 5:18 bersyukur dalam segala hal, yang penting rukun dan damai, hidup sehat dan selalu bersyukur. Tidak ada agama yang mengajarkan perbuatan-perbuatan jahat, yang ada adalah oknum-oknum tertentu,” tegas Wenny Lumentut.
“Akhir kata, katuari peleng meimo kita mahwali-wali mangun umwanua To’Muung, mah sawa-sawangan, mah sigi-sigian, wo mah tombo-tombolan,” tutur mantan Ketua DPD Partai Gerindra Sulawesi Utara.
Kaban Kesbangpol Kota Tomohon Ronni Lumowa SSos MSi mengatakan, untuk mengetahui perkembangan politik di daerah dan menciptakan stabilitas politik pemerintahan yang kondusif di Kota Tomohon, maka tim pemantauan, pelaporan dan evaluasi perkembangan politik di daerah ini mempunyai tugas dan fungsi antara lain pemantauan kegiatan untuk mengamati/observasi perkembangan politik di daerah Kota Tomohon.
Kemudian pelaporan kegiatan penyampaian informasi perkembangan politik yang terjadi di daerah, evaluasi kegiatan penilaian laporan perkembangan politik yang disampaikan oleh daerah dan pemantauan perkembangan politik adalah dinamika yang terjadi dalam proses penyelenggaraan kehidupan politik.
Sebagai narasumber dalam kegiatan ini, Ketua KPU Kota Tomohon Drs Haryanto Lasut MAP dan dihadiri Ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Tomohon Ferdinand Mono Turang SSos serta para camat dan peserta dari berbagai unsur.

