Tomohon, CAKRAWALA – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Dr H Sandiaga Salahuddin Uno BBA MBA melihat dari dekat hanggar atau lokasi pembuatan float (kendaraan hias bunga) yang akan ikut dalam Tournament of Flower (ToF) salah satu agenda utama Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2023.
Di sela peninjauannya, Sandiaga mengatakan branding destinasi sebagai Kota Bunga ini menjadi unique selling point dan menjadi andalan bagi Kota Tomohon.
Dia berharap TIFF dapat terus berkembang sesuai dengan pesan Presiden Jokowi bahwa Indonesia harus memiliki event-event berkelas dunia guna mendukung percepatan kebangkitan ekonomi.
“Apalagi satu float ini bisa membuka enam sampai 10 lapangan kerja dan dampak terhadap ekosistem bunga ini sangat besar sehingga float yang hadir ini bisa membuka peluang bagi 300 lebih lapangan kerja langsung dan ribuan lapangan kerja tidak langsung,” ujarnya Selasa 8 Agustus 2023 di Show Window Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Tomohon.
Sementara Indra Salam, penanggung jawab float Kemenparekraf/Baparekraf mengatakan, mengerjakan satu float biasanya membutuhkan waktu sembilan hari. “Tahun ini untuk Float Kemenparekraf konsepnya Lima Destinasi Super Prioritas. Ada candi yang merepresentasikan Borobudur, kemudian kura-kura untuk Likupang juga ada Komodo representatif dari Labuan Bajo,” katanya.

