Seluruh Kasus Positif Covid-19 di Kota Tomohon Ada di Kecamatan Ini

CAKRAWALLA – Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Pemkot Tomohon menginformasi setidaknya ribuan warga masyarakat yang tersebar dalam beberapa kategori telah menerima vaksinasi Covid-19 menggunakan dua jenis vaksin yakni Sinovac dan AstraZeneca.

Dalam release resmi yang diterima media ini, vaksinasi juga telah diberikan kepada para lanjut usia (lansia). Sayangnya, ada juga puluhan warga yang masih ditunda pemberiannya, bahkan ada yang tidak dapat diberikan.

Adapun perincian Vaksinasi Covid-19 di Kota Tomohon hingga Rabu 9 Juni 2021:

TAHAP 1 (SINOVAC BIOTECH)

Vaksinasi I

Sasaran : 1.585

Yang divaksin : 1.469 (92,68 %)

Ditunda : 100 (6,30 %)

Tidak diberikan : 16 (1,00 %)

Vaksinasi II

Sasaran : 1.469

Yang divaksin : 1.461 (99,9 %)

Ditunda : 8 (3,1 %)

 

TAHAP 2 (PUBLIK/LANSIA, SINOVAC BIOFARMA)

Vaksinasi I

Sasaran : 7.666

Total yang divaksin : 7.159 (93,38 %)

Total ditunda : 507 (6,6 %)

(Lansia divaksin 899)

Vaksinasi II

Sasaran : 6.427

Divaksin : 6.417 (99,84 %)

Ditunda : 10 (0,14 %)

(Lansia divaksin 740)

 

ASTRAZENECA

Vaksinasi I

Sasaran : 5.939

Ditunda : 78 (2,34 %)

(Lansia divaksin 1.977)

Total divaksin : 5.861 (98,50 %)

Vaksinasi II

Sasaran : 159

Divaksin : 159 (Lansia 27, Publik 132)

 

Total divaksin I: 14.489

Total divaksin II: 8.037

 

Kondisi Penyebaran COVID-19 di Kota Tomohon:

Pemerintah Kota Tomohon Provinsi Sulawesi Utara menyampaikan data terbaru penyebaran kasus Virus Corona atau Covid-19.

Tercatat hingga Rabu (09/06/2021) pukul 20.00 Wita terdapat 1.606 kasus di wilayahnya.

Menurut data yang disampaikan Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Tomohon Kamis (10/06/2021), dari 1.606 kasus ini terdapat 4 kasus aktif.

Perinciannya, 1 kasus dalam perawatan di rumah sakit sementara 3 kasus dirawat mandiri di rumah, seluruhnya berasal dari Kecamatan Tomohon Utara.

Untuk pasien sembuh mencapai 1.547 dan 55 meninggal dunia.

Selain itu, Pemkot Tomohon masih memantau 5 kasus suspek corona dengan perincian isolasi mandiri 1 kasus dan perawatan di rumah sakit 3 kasus. Meninggal dunia 1 kasus dan selesai isolasi 875 kasus.

Sementara probable tercatat 2 kasus dengan rincian dirawat 2 kasus dan meninggal dunia nihil.

Adapun tingkat kesembuhan mencapai 96,32 persen, angka kematian 3,42 persen (Case Fatality Rate/CFR) dan kasus aktif 0,24 persen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *