Tomohon, CAKRAWALA – Pria/Kaum Bapa (P/KB) GMIM Rayon Tomohon gelar Latihan Kepemimpinan Kristiani dan Kepelayanan Gereja (LK3G) di Jemaat GMIM Maranatha Kakaskasen Wilayah Kakaskasen.
LK3G khusus P/KB ini sebagaimana dijelaskan Ketua P/KB GMIM Rayon Tomohon Febry HJ Dien ST MInf Tech (Man) merupakan kegiatan satu-satunya dan pertama di Sinode GMIM.
“Karena biasanya digabung dengan Wanita Kaum Ibu (W/KI),” ujarnya, Minggu (21/11/2021).
LK3G yang dilaksanakan P/KB Rayon Tomohon ini, kata Febry, didalamnya terdapat lima wilayah yakni Tomohon I, II, III, IV, Wilayah Kakaskasen dan Wilayah Lokon Empung.
“Namun ada teman-teman dari Minahasa, Manado yang berkerinduan hadir, kita terima,” tutur Ketua Forki Tomohon ini.
Lebih jauh dijelaskannya, LK3G ini untuk memenuhi salah satu syarat administrasi dalam peneguhan Komisi Pelayanan Kategorial (Kompelka) dimana para peserta akan memperoleh sertifikat.
“Namun kegiatan ini jangan hanya sampai sebatas sertifikat, tetapi materi-materi yang disampaikan memberi kekuatan kepada kita, para komisi yang terpilih untuk punya bekal dalam pelayanan. Itu intinya sehingga dalam pelayanan nanti kita tidak lagi khawatir atau ragu. Dan semoga dengan pelatihn ini kita nantinya yakin dalam pelayanan tugas ke depan,” ungkap Dien yang juga Kepala Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Sulawesi Utara.

Vicky Lumentut Berharap P/KB Menjadi Teladan
Sementara itu, Ketua P/KB Sinode GMIM Pnt DR GS Vicky Lumentut SH MSi DEA usai menyampaikan materinya dalam LK3G tersebut berharap agar P/KB yang adalah kepala keluaraga, suami dan ayah untuk menjadi teladan baik di keluarga, di P/KB dalam pelayanan dan di tengah masyarakat.
“Apa yang diteladani, sebagai orang yang percaya kepada Yesus Kristus, mari bapak-bapak diharapkan hidup mengandalkan Tuhan, takut akan Tuhan, mengasihi Tuhan dan mengikuti semua petunjuk-Nya,” kata Vicky Lumentut.
Kalau ini dilakukan, mantan Wali Kota Manado ini yakin, rumah tangga akan diberkati dan bisa menikmati berkat-berkat Tuhan yang diawali oleh laki-laki yang takut akan Tuhan ditopang oleh istri sebagai tiang keluarga.


