Tomohon, CAKRAWALA – Sebagai masyarakat Kota Tomohon patut berbangga karena situasi dan kondisi keamanan, ketenteraman, ketertiban dan kenyamanan di Kota Tomohon sampai saat ini masih terkendali.
Hal ini tidak lepas dari kebersamaan yang telah dibangun antara pemerintah, aparat keamanan dan komponen masyarakat. Namun perlu diingatkan agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap situasi dan kondisi di lingkungan sekitar serta diharapkan semua pihak baik aparat pemerintah dan komponen masyarakat saling bahu-membahu menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.
Hal tersebut diungkapkan Wakil Wali Kota Tomohon Wenny Lumentut SE saat membuka Pelatihan Pengendalian Kemananan dan Kenyamanan Lingkungan di Kota Tomohon oleh Satuan Polisi Pamong Praja Kota Tomohon, Senin (06/12/2021).
“Satpol-PP sebagai aparat penegak perda serta ketenteraman dan ketertiban umum memiliki peranan yang strategis dalam mengendalikan situasi keamanan dan kenyamanan masyarakat serta perlindungan masyarakat. Laksanakan tugas dengan baik sesuai dengan Standar Opersional Prosedur (SOP) yang telah diatur sehingga tidak terjadi benturan dengan masyarakat,” ujarnya.
Dikatakannya, Satpol-PP harus mampu menyikapi berbagai persoalan terkait gangguan keamanan dan kenyamanan masyarakat agar bisa terwujud Visi dan Misi Kota Tomohon yaitu Tomohon Maju, Berdaya Saing dan Dejahtera.
“Kita harus tanggap membaca situasi apalagi terhadap setiap pendatang yang tidak memiliki identitas yang jelas. Selain tugas yang terkait dengan ketenteraman dan ketertiban umum, Sat Pol PP juga harus tanggap dan berperan terhadap penanganan bencana alam yang setiap saat bisa saja terjadi seperti gunung meletus, tanah longsor, banjir, kebakaran dan lain sebagainya,” kata Wenny Lumentut.
Melalui pelatihan ini diharapkannya seluruh anggota Sat Pol PP di Kota Tomohon dapat memahami tugas yang harus dilaksanakan sesuai dengan SOP yang ada sehingga mampu berperan lebih baik lagi dalam proses pengendalian keamanan dan kenyamanan lingkungan.
“Ciptakanlah situasi yang kondusif sehingga penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan sosial kemasyarakatan dapat berjalan sesuai dengan yang direncanakan dan diharapkan. Namun demikian saudara-saudari harus melaksanakan tugas dengan mengedepankan tindakan-tindakan dengan cara persuasif sehingga tidak terjadi benturan yang tidak kita inginkan, laksanakan tugas sesuai dengan koridor dan aturan yang berlaku sehingga dapat dipertanggungjawabkan,” tambahnya.


