Pendapatan PD Pasar Tomohon Terus Meningkat, Bagaimana di Awal 2024 Ini?

Tomohon, CAKRAWALA – Terobosan demi terobosan yang dilakukan Direksi PD Tomohon akhirnya membuahkan hasil. Salah satunya dengan terus meningkatnya pendapatan khususnya dari retribusi harian dari pedagang di Pasar Beriman Tomohon.

Dijelaskan Direktur Utama PD Pasar Tomohon Yanes Possumah STh, pendapatan dari retribusi harian meningkat tajam yang jika diakumulasikan per tahun mencapai miliaran rupiah.

“Dalam kurun waktu dua tahun terakhir ini yakni 2022 dan 2023, pendapatan memang mengalami peningkatan yang pesat. Peningkatan ini salah satunya dipengaruhi dengan perubahan pola penagihan retribusi pedagang dari moda lama menjadi non-tunai atau cashless. Meskipun begitu, pola lama masih diterapkan mengingat kehadiran pedagang musiman di momen-momen tertentu,” kata Possumah.

PD Pasar Tomohon dikatakannya juga menggandeng pihak ketiga yang menurutnya sangat berpengaruh positif. “Kita bekerja sama dengan pihak ketiga dan ketika sistemnya dipakai, hasilnya sangat positif dimana jika sebelumnya hanya mencapai Rp150-190 juta, kini pendapatan meningkat sekitar Rp 300 juta lebih per bulan,” ujarnya belum lama ini.

Dari pendapatan itu, menurut Possumah dialokasikan untuk perbaikan sarana dan fasilitas. “Mulai dari penambahan fasilitas dan infrastruktur pendukung seperti perbaikan atap, fasilitas toilet hingga pengadaan CCTV. Sebab masih ada oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab dimana sering mengambil atau mencuri barang yang disediakan pengelola,” terangnya.

Kendati demikian, diakuinya pendapatan di awal Tahun 2024 ini sedikit mengalami penurunan.

“Ya, memang ada sedikit mengalami penurunan jika dibanding dengan sebeumnya. Ini harus diakui. Ada beberapa factor yang mempengaruhinya seperti kenaikan harga yang mempengaruhi kegiatan perdagangan di pasar yang berujung ada banyak pedagang yang tidak membayar retribusi karena mereka tidak berjualan,” jelas Possumah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *