Pejabat Eselon II Mulai Dievaluasi, Lumentut Sebut Tunduk Kepada Wali Kota

Tomohon, CAKRAWALA – Sejak dilantik sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tomohon akhir Februari 2021 lalu, Caroll Senduk SH dan Wenny Lumentut SE tercatat telah melakukan sejumlah rolling jabatan.

Terakhir pada Rabu, 12 Januari 2022 pekan lalu yang menyasar empat pejabat Eselon IIIa dan empat lurah.

Kendati demikian, hingga saat ini jajaran Eselon II belum tersentuh bongkar pasang kabinet, meski wali kota dan wakil wali kota yang pada pilkada lalu tren dengan #CSWL ini telah melakukannya beberapa kali.

Namun, genderang rolling di jajaran Eselon II sepertinya akan dilaksanakan dalam waktu dekat seiring dengan peryataan yang dilontarkan baik wali kota maupun wakil wali kota belum lama ini.

“Jangan sampai terlambat atau tidak memasukkan LPPD karena sanksi sudah sangat jelas dan itu dapat menghambat penyelenggaraan pemerintahan yang berdampak pada peningkatan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Caroll Senduk SH usai menggelar konsultasi penyusunan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) di Kementerian Dalam Negeri, Rabu (12/01/2022) lalu.

Penyusunan LPPD ini dijelaskannya akan mendapat perhatian khusus dimana hasilnya akan menjadi bahan evaluasi dan pertimbangan dalam penempatan pejabat karena dari situ dapat dilihat siapa yang memiliki kinerja yang baik dan siapa yang kinerjanya kurang.

Teranyar disampaikan Wakil Wali Kota Tomohon Wenny Lumentut SE usai menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Tomohon pada pertengahan pekan lalu dimana pihaknya akan mulai melakukan evaluasi terhadap pejabat Eselon II.

“Eselon II minggu depan mulai evaluasi. Siapa saja kalau dilantik harus melaksanakan tugas dengan baik karena kondisi sekarang dunia usaha, sektor swasta lagi loyo, pemerintah harus proaktif terhadap masyarakat,” tuturnya.

Dia bilang, para pejabat harus taat aturan dan harus tunduk kepada pimpinan.

“Pimpinan siapa? Wali Kota Tomohon. Saya pun harus tunduk kepada Wali Kota Tomohon,” tegas mantan Pimpinan DPRD Provinsi Sulawesi Utara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *