Tomohon, CAKRAWALA – Misa Penutupan dan Malam Anugerah Kreasi Budaya Katolik Toumu’ung (KBKT) Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) Kota Tomohon dipimpin Uskup Manado Mgr Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC bersama Pastor Windy Tangkuman Pr dan Pastor Hadi Untu Pr di Terung Kabasaran Kolongan Tomohon, Kamis (30/12/2021).
Wakil Wali Kota Tomohon Wenny Lumentut SE saat menyampaikan sambutannya mengatakan, ini merupakan kegiatan yang baik sebagai sarana menjaga kerukunan antar umat beragama juga sebagai sarana melestarikan adat budaya di Kota Tomohon.
Pemkot Tomohon dikatakannya sangat mengapresiasi kegiatan-kegiatan seperti ini. Suatu daerah akan berkembang apabila bisa melestarikan dan menonjolkan kreasi budaya daerah tersebut. Banyak daerah maju pesat karena menjadikan budaya sebagai daya tarik pariwisata, ini sangat penting agar apabila Pandemi Covid-19 sudah berakhir maka Tomohon akan menjadi salah satu destinasi pariwisata.
“Tomohon selalu menjadi tujuan pariwisata, mari kita jaga agar ke depan perekonomian masyarakat semakin meningkat melalui budaya. Tahun depan di Kota Tomohon akan dibangun Balai Latihan Kerja dengan anggaran 600 miliar. Ini merupakan bentuk kepedulian bapak gubernur untuk Kota Tomohon, di Kompleks Depsos Walian juga akan dibangun fasilitas dengan anggaran 150 miliar, PEN Kota Tomohon 100 miliar, PEN provinsi yang dialokasikan untuk Kota Tomohon hampir menyentuh 100 miliar,” tutur Lumentut yang juga Ketua Umum LP3KD Provinsi Sulawesi Utara.
“Yang perlu saya tanyakan apakah kita siap secara SDM dan pelestarian budaya di Kota Tomohon untuk menyambut laju pembangunan dan kemajuan pariwisata?. Terung Kabasaran dibuat sebagai salah satu destinasi wisata dengan menampilkan kawasaran, maengket, musik bambu, kolintang, mah’zani dan lainnya dari semua kelurahan di Kota Tomohon, apakah kelurahan-kelurahan yang ada sudah siap? Saya ingin bersinergi dengan pelaku-pelaku budaya, pelaku-pelaku seni di semua kelurahan,” tambahnya.
Dia pun berharap Pandemi Covid-19 segera berakhir sehingga dapat beraktivitas seperti sedia kala untuk kepentingan bersama, untuk kebersamaan, untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat dan terutama untuk kemuliaan nama Tuhan.
“Akhirnya saya ingin menyampaikan sebuah pantun. Buah mangga, buah papaya, enak sekali rasanya. Mari kita sambut kedatangan-Nya, sang Kristus penebus dosa kita. Saya bersama keluarga mengucapkan Selamat Natal Yesus Kristus untuk kita semua,” tuturnya.
Anugerah KBKT LP3KD Kota Tomohon yakni penyerahan apresiasi kepada tujuh paroki se-Kota Tomohon oleh Uskup Manado Mgr Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC, penyerahan Bintang Anugerah KBKT Kategori Pelestari oleh Wakil Wali Kota Tomohon Wenny Lumentut SE kepada alm Hendrikus Palar, Petrus Mentang, Johny Ruoh, Franko Palit, Maria Wulur dan alm Alo Runtuwene.
Hadir dalam acara ini, Pastor Dr Paul Richard Renwarin Pr Antropologi Budaya dan Peneliti Budaya Minahasa, Kepala Kantor Kemenag Tomohon Pdt Simon Rawis STh MPdk, Anggota DPRD Kota Tomohon Ferdinand Mono Turang SSos, Wakapolres Tomohon Kompol Ferdinand Runtu SH, Sekretaris TP-PKK Kota Tomohon Eleonora Sangi, Ketua LP3KD Kota Tomohon Drs Gerardus Mogi MAP.


