CAKRAWALLA – Acara Puncak Rame-rame Babaca Alkitab Sluru Perjanjian Baru Bahasa Manado dan Rally Alkitab dilaksanakan GOR Babe Palar Tomohon, Sabtu (26/06/2021).
Wali Kota Tomohon Caroll Senduk SH mengatakan, kegiatan ini merupakan satu pesta rohani karena telah menghabiskan 130 hari membaca seluruh bagian Firman Tuhan Perjanjian Baru Bahasa Manado. “Seperti satu lari marathon, pelari akan berlari sekian jam untuk memasuki garis finish. Demikian juga Rame-rame Babaca Alkitab Perjanjian Baru Bahasa Manado, merupakan satu bacaan Alkitab secara marathon. 130 hari lamanya kita membaca dengan 2 pasal per hari dimana hari ini adalah hari terakhir dan kita semua akan memasuki garis akhir,” ujar Senduk.
Dijelaskannya, Alkitab itu Firman Allah yang hidup dan kuat seperti dikatakan dalam dalam Ibrani 4:12. Kesaksian dari seseorang yang mengikuti Rame-rame Babaca Alkitab Bahasa Manado ini mengatakan bahwa semakin membaca Alkitab Bahasa Manado, semakin dia merasa menjadi orang berdosa, tetapi dia akan membaca terus Firman Tuhan ini karena firman itu hidup dan mengalahkan dosa-dosanya.
Selanjutnya, Alkitab adalah tulisan Allah yang bermanfaat untuk mengajar, menyatakan kesalahan, memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran, seperti yang dikatakan dalam II Timotius 3:16 dimana kesaksian seorang pendeta yang berkata jika kita baca Alkitab Bahasa Manado ini, kita tidak perlu lagi tafsiran karena Firman Tuhan ini sudah jelas sekali.
Selaku ketua panitia, Senduk menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM), Yayasan DS AZR Wenas dan khususnya Pusat Penerjemahan Alkitab yang telah berjuang keras untuk terwujudnya Rame-rame Babaca Alkitab Perjanjian Baru Bahasa Manado, Gereja Pantekosta di Indonesia/GPdI, Gereja Bala Keselamatan, Kerapatan Gereja Protestan Minahasa/KGPM, Gereja Sidang Jemaat Allah/GSJA dan gereja-gereja lainnya yang telah mengambil bagian dalam kegiatan ini. “Tuhan kiranya memberkati pelayanan saudara-saudara sekalian dan mari kita berdoa agar kegiatan ini dapat menjadi icon Kota Tomohon di tahun-tahun mendatang,” ungkapnya.
Sementara Kepala Biro Kesra Pemprov Sulut Ir Fereydy Kaligis mengungkapkan, pelaksanaan acara-acara ini pastinya apa yang menjadi tujuan penggagas, penterjemah dan pelaku-pelaku sejarah hadirnya Alkitab Perjanjian Baru dalam Bahasa Manado, akan terwujud dan akan menuai dampaknya secara pribadi dalam kehidupan berjemaat, bermasyarakat juga dapat turut mendukung pemerintah daerah yang terus meningkatkan kualitas hidup manusia Sulawesi Utara.
“Oleh karena itu, kami merespon positif kegiatan ini juga mengapresiasi antusiasme saudara-saudara sekalian yang mendukung dan mensukseskannya. Kiranya acara Rame-rame Babaca Alkitab Sluru Perjanjian Baru Bahasa Manado dan Rally Alkitab 2021 akan berlanjut dan berkesinambungan serta terus dimasyarakatkan orang-orang Kristen Sulawesi Utara dan semakin banyak yang tergerak dan lancar atau terbiasa membaca Alkitab dalam bahasa Manado,” ungkap Kaligis mewakili gubernur.


