Tomohon Peringkat 3 Kategori Penerapan Pemanfaatan Data-Sistem Informasi dan CAT Pemkot Tipe Kecil

Tomohon, CAKRAWALA – Pemerintah Kota Tomohon Provinsi Sulawesi Utara meraih peringkat 3 Kategori Penerapan Pemanfaatan Data-Sistem Informasi dan CAT (Computer Assisted Test) Pemkot Tipe Kecil.

Pencapaian ini disampaikan pada BKN Award Tahun 2023 yang dilaksanakan bersamaan dengan Rapat Koordinas Nasional (Rakornas) Kepegawaian di Bandung Jawa Barat, Selasa (30/05/2023).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Daerah Albert Tulus SH menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya salah satu elemen kebijakan manajemen talenta nasional di Kota Tomohon yakni Penerapan Pemanfaatan Data-Sistem Informasi dan CAT selang akhir Tahun 2022 dan 2023.

“Rakornas kali ini membawa angin segar, kami sangat bersyukur karena mendapat penghargaan Juara 3 Nasional. Kesemuanya itu tak lepas dari komitmen Wali Kota Tomohon Caroll Senduk SH dan Wakil Wali Kota Tomohon Wenny Lumentut SE serta seluruh pihak yang sudah membantu dan terlibat untuk kesuksesan ini,” ungkap Tulus.

Dia pun menambahkan masih banyak kategori penilaian lain yang belum tercapai. “Sejujurnya kami belum puas dengan apa yang sudah dicapai, masih banyak kategori penilaian lain yang belum kami capai dan ini menjadi target baku untuk sisa Tahun 2023 agar menjadi yang terbaik,” pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin saat membuka rakornas yang diselenggarakan secara luring dan daring dengan Tema Talent Management 2030: Smart, Agile, and Empathy ini menyampaikan kepada seluruh pemangku kepentingan empat langkah sistematis di bidang pemerintahan dalam mendorong manajamen talenta sebagai upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik menuju transformasi pembangunan Indonesia Emas 2045.

“Pertama, perkuat langkah kolaborasi dalam mewujudkan peta jalan kebijakan manajemen talenta nasional,” imbuhnya.

Wapres menilai langkah ini salah satunya dapat dilakukan dengan memetakan kendala yang dihadapi khususnya dalam empat tahun terakhir ini baik di tingkat nasional maupun daerah.

“Kedua, rumuskan langkah-langkah konkret yang bersifat terobosan,” tutur wapres.

Terobosan ini tambahnya, utamanya di aspek regulasi yang sekiranya belum selaras dengan penerapan manajemen talenta di semua tingkatan.

“Ketiga, para talenta birokrat yang telah dipetakan dan dibina secara khusus agar dibekali dengan visi dan semangat pencegahan dan pemberantasan korupsi, penyalahgunaan kewenangan serta pola hidup sederhana,” papar wapres.

Dengan demikian diharapkan program manajemen talenta ini dapat menyaring individu-individu dengan integritas tinggi, memiliki kecerdasan emosional yang baik, disamping kecerdasan intelektual, tangguh, andal, dan berdaya saing.

“Keempat, saya minta agar kebijakan manajemen talenta nasional juga memperhatikan peran strategis Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai perekat dan pemersatu bangsa,” tegas Ma’ruf Amin.

Dalam jangka pendek, peran sebagai perekat bangsa ini dapat ditunjukkan salah satunya melalui netralitas dan profesionalisme ASN dalam menjalankan tugas-tugas birokrasi sesuai peran dan tanggung jawabnya menghadapi Pemilu serta Pilkada 2024.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *