Tomohon, CAKRAWALA – Fungsi organisasi kemasyarakatan atau ormas sangat penting bagi negara demokrasi, selain menjembatani kepentingan dan keinginan masyarakat menjadi kebijakan publik ormas juga berfungsi melaksanakan tugas pemberdayaan masyarakat.
Hal tersebut diungkapkan DR Ferry Daud Liando SIP MSi saat menjadi narasumber dalam Sosialisasi Kemasyarakatan dengan Tema Meningkatkan Kemandirian Organisasi Kemasyarakatan Sebagai Mitra Pemerintah Kota Tomohon yang dilaksanakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Daerah Kota Tomohon, Selasa (14/06/2022).
Dikatakannya, sistem pemerintahan demokrasi memberikan ruang sebesar-besarnya bagi masyarakat untuk berpartisipasi baik dalam perumusan kebijakan publik maupun dalam menentukan pemimpin-pemimpin politik.
“Namun kenyataannya kualitas partisipasi sebagian masyarakat belum optimal dilakukan. Masih banyak masyarakat yang tidak peduli melibatkan diri pada proses perumusan kebijakan pemerintah dan dalam proses pemilihan aktor-aktor politik kerap tidak didasarkan pada pertimbangan-pertimbangan objektif,” tutur dosen Fisip Unsrat Manado.
Kebanyakan pilihan menurut Ferry Liando dilakukan atas dasar politik uang atau politik identitas dengan mengabaikan kapasitas calon. Itulah sebabnya hasil pemilu belum semuanya menggambarkan tujuan yang hendak diharapakan.
“Hal itu terjadi karena eksistensi ormas belum begitu maksimal dalam menjalankan tugas dan fungsi sebagai lembaga pemberdayaan masyarakat. Selama ini ormas hanya tumbuh subur dan terkesan hanya dimanfaatkan oleh elit-elit pengurus untuk melegitimasi dukungan pada calon-calon tertentu pada saat pilkada atau pemilu,”ujarnya.
“Padahal dukungan itu tidak selamanya merepresentasikan kepentingan semua anggota dalam suatu ormas. Oleh karena itu penting bagi kesbangpol membina setiap ormas di daerah agar melaksanakan fungsi pada jalur yang benar sebagaimana harapan dari UU Nomor 17 Tahun 2017 Tentang Ormas,” tegas Liando.

