Tomohon, CAKRAWALA – GM PT Pertamina Geothermal Enregy (PGE) Areal Lahendong Ahmad Yani menerima kunjungan Wali Kota Tomohon Caroll Senduk SH, Kamis 13 April 2023.
Dalam kunjungan ini, wali kota didampingi Sekretaris Daerah Edwin Roring SE ME, Kepala Dinas Pariwisata Judhistira Siwu SE MSi, Kalaksa BPBD Hengkie Supit SIP, Kepala Bagian Pembangunan Harriete Rumagit SE serta Staf Khusus Wali Kota Jacoba Roeroe.
Dalam penjelasannya, Ahmad Yani mengatakan potensi panas bumi atau Geothermal di Indonesia yang terbesar kedua di dunia setelah Amerika Serikat, yakni 2.280 Megawatt (MW), atau hampir mencapai 40 persen total produksi di seluruh dunia.
Adapun kontribusi dari Geothermal Lahendong menempati tiga besar di Indonesia, dengan produksi 120 MW.
“Pemanfaatan panas bumi untuk tenaga listrik (indirect using) ternyata hanya sebesar 13 persen dari produksi dan selebihnya 87 persen untuk pemanfaatan secara langsung (direct using),” ungkapnya.
Senduk sendiri dalam pertemuan ini mengatakan, pemerintah kota akan terus memperkuat kerja sama dengan PT PGE Lahendong dan bisa merangkul masyarakat sehinga merasakan akan multiplier effect pemanfaatan lansung panas bumi yang dihasilkan.
“Atas nama Pemerintah Kota Tomohon berterima kasih kepada PT PGE Lahendong atas kontribusi terhadap pembangunan selama ini, namun juga berharap agar dapat membuka peluang-peluang pengembangan seperti sektor pariwisata, UMKM, pertanian dan industri melalui direct using produksi geothermal,” ujar Caroll.
Seusai pertemuan dilanjutkan dengan site visit ke area operasi dan PT Gula Aren Masarang yang menjadi pilot project direct using geothermal satu-satunya di Indonesia dimana memproduksi gula aren dengan memanfaatkan panas bumi.
Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata Kota Tomohon Judhistira Siwu SE MSi memberikan apresiasi ketika disinggung soal pengembangan sektor pariwisata.
“Tentu ini merupakan kabar yang menggembirakan jika hal ini terwujud,” tukas mantan Kepala Unit Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Tomohon.
“Dari sisi pariwisata banyak peluang untuk pemanfaatan langsung pabum seperti permandian air panas, SPA, pengembangan destinasi wisata dan lain-lain. Juga pada sektor ekonomi kreatif atau ekraf seperti produk-produk essential oil, kuliner, souvenir dan lainnya,” beber Siwu.

