Fraksi PDI Perjuangan Apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah Bersama DPRD

CAKRAWALLA – Ketua DPRD Kota Tomohon Djemmy Sundah SE didampingi Wakil Ketua Erens Kereh AMKL dan Sekretaris DPRD Fransiskus Lantang SSTP memimpin rapat paripurna dalam rangka penyampaian pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Tomohon tahun 2021, Jumat (16/10/2020).

Fraksi PDI Perjuangan disampaikan Noldie Lengkong memberikan beberapa catatan pandangan sebagal berikut:

  1. Fraksi memberikan apresiasi atas kinerja pemerintah daerah bersama DPRD yang telah melaksanakan pembahasan KUA dan PPAS sampai pada kesepakatan sehingga pada saat ini sudah memasuki tahapan pengajuan Ranperda APBD tahun anggaran 2021.
  2. Fraksi PDI Perjuangan memahami bahwa sektor pendapatan APBD tahun anggaran 2021 sangat terbatas, antara lain, akibat pengurangan pendapatan transfer pemerintah pusat. Karena itu asumsi pendapatan asli daerah sebesar Rp 40.601.119.698 yang mengalami penurunan 40,89 persen dibandingkan dengan tahun 2020 harus dijabarkan secara terukur di setiap bidang yang memiliki potensi sehingga perolehan PAD dapat terpenuhi.
  3. Belanja Hibah sebesar Rp 8.668.583.654 dan Belanja Bantuan Sosial sebesar Rp 2.529.500.000 harus dialokasikan kepada penerima secara tepat sasaran dan tepat manfaat.
  4. Pada sektor belanja modal fraksi berpandangan bahwa pemerintah daerah harus memprioritaskan pekerjaan yang langsung mempengaruhi pemulihan, perbaikan dan pengembangan ekonomi masyarakat, yang kurang berjalan dengan baik akibat dampak Pandemi COVID-19 sehingga sekalipun anggaran terbatas, tetapi manfaat secara cepat diperoleh masyarakat luas.

Dalam pembahasan selanjutnya Fraksi PDI Perjuangan berpandangan DPRD Kota Tomohon bersama pemerintah kota melalui instansi terkait harus melihat secara rinci progam kegiatan yang dapat memperoleh tambahan anggaran atau justru dikurangi anggarannya apabila tidak sesuai dengan prioritas anggaran untuk pemulihan ekonomi, jaring pengaman sosial dan kebutuhan pemeliharaan kesehatan masyarakat sebagai prioritas sasaran penggunaan APBD tahun 2021, selain belanja operasi. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *