BPBD Tomohon Rekrut Ratusan Relawan TRC

Tomohon, CAKRAWALA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tomohon dalam waktu dekat akan melakukan perekrutan relawan Tim Reaksi Cepat (TRC).

Perekrutan ini merupakan salah satu terobosan guna mengantisipasi bencana alam yang dapat saja terjadi sewaktu-waktu sekaligus memperkuat partisipasi masyarakat dalam penanganan bencana alam.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Tomohon Hengkie Supit SIP kepada media ini mengatakan, TRC akan diimplementasikan di setiap kelurahan.

“Setiap kelurahan kita rekrut lima orang. Jadi, akan ada 220 TRC BPBD ke depan,” tuturnya.

Dalam perekrutan nanti lanjut Supit, pihaknya akan turun di kelurahan-kelurahan dan melakukan seleksi langsung.

“Setelah terbentuk selanjutnya akan diberikan pelatihan soal rescue dimana kita akan mengundang dan melibatkan Basarnas. Sehingga jika ada bencana, mereka sudah siap,” terang Supit.

FPD: Penanggulangan Bencana Daerah Merupakan Urusan Wajib

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalaksa) BPBD Kota Tomohon Hengkie Supit SIP mengatakan program penanggulangan bencana daerah merupakan urusan wajib. Hal dikatakan Supit usai pelaksanaan Forum Perangkat Daerah (FPD) Rancangan Awal Kerja BPBD, Rabu (22/02/2023).

“Ada hal lain juga yang terungkap seperti pembuatan peraturan-peraturan atau perda penanggulangan bencana, penyediaan sarana-prasarana juga dokumen penguatan kebencanaan,” ujarnya.

Pihaknya juga kata Hengkie akan melakukan kerja sama dan MoU dengan organisasi kemasyarakatan, pemberdayaan masyarakat lewat Program Kelurahan Tangguh Bencana, pelatihan-pelatihan, pengadaan alat berat juga gladi kesiap-siagaan.

“Dari Pos Pemantau Gunung Api Lokon dan Mahawu dilaporkan Status Gunung Lokon Level II,” ujarnya dalam FPD yang dihadiri perwakilan Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Bapelitbang), Kepala Pos Pemantau Gunung Api Lokon dan Mahawu Farid Ruskanda Bina, organisasi kemasyarakatan, RAPI Kota Tomohon serta relawan BPBD.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *