Tomohon, CAKRAWALA – Pemerintah Kota Tomohon kembali meraih penghargaan di bidang kesehatan dengan meraih Penghargaan Kabupaten/Kota Sehat (Swasti Saba) Kategori Wistara (Pengembangan) dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes).
Penghargaan untuk ketiga kalinya berturut-turut diterima Wali Kota Tomohon Caroll Senduk SH bersama Wakil Walikota Wenny Lumentut SE secara daring di Mall Pelayanan Publik Wale Kabasaran Tomohon, Rabu (17/11/2021).
Walikota Caroll Senduk SH mengatakan, penghargaan ini untuk seluruh masyarakat Kota Tomohon.
“Kita patut berbangga karena di Indonesia hanya 25 kabupaten/kota yang mendapatkan penghargaan ini, didalamnya Kota Tomohon. Dan lebih lagi, Tomohon merupakan satu-satunya kota di Sulawesi Utara yang mendapatkan penghargaan ini,” tutur wali kota.
Dia bilang, penghargaan ini adalah capaian yang luar biasa dan memberikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat Kota Tomohon yang selama ini senantiasa mendukung akan program ini sehingga berjalan sukses dan mendapat penghargaan.
“Kepada seluruh masyarakat Kota Tomohon kami mengajak untuk bersama-sama dalam berupaya menciptakan lingkungan sehat yakni dengan terus membangun kesadaran, keseriusan dari seluruh komponen masyarakat dalam menjaga dan menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman serta ciptakanlah lingkungan sehat dengan meneladani dan saling memotivasi penerapan budaya hidup sehat di lingkungan kita masing-masing,” terang Caroll Senduk.
Untuk diketahui penghargaan Kota Sehat yang telah diterima Kota Tomohon diawali tahun 2013 dengan penghargaan Swasti Saba Kategori Padapa, 2015 Swasti Saba Kategori Wiwerda kemudian 2017, 2019 serta 2021 Swasti Saba Kategori Wistara.
Penghargaan Kabupaten/Kota Sehat (KKS) diadakan penilaian dalam setiap dua tahun dan diberikan penghargaan SWASTI SABA dari Presiden Republik Indonesia yang diklasifikasikan menjadi tiga kategori yakni Padapa (Pemantapan) jika mengikuti penilaian minimal 2 tatanan, Wiwerda (Pembinaan) jika mengikuti penilaian 3-4 tatanan dan Wistara (Pengembangan) jika mengikuti 5 tatanan atau lebih.
Turut hadir saat penyerahan penghargaan, Ketua Tim Pembina Kota Sehat Drs Daniel Pontonuwu yang juga Kepala Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan, dr Deesje Liuw MBiomed, mantan Kepala Dinas Kesehatan sebagai tim pembina, Plt Kepala Dinas Kesehatan dr Olga Karinda MKes, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Drs Gerardus Mogi MAP, Inspektur Jeane Bolang SH MH, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Novi Politon SE MM bersama unsur terkait lainnya.