Tomohon, CAKRAWALA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tomohon meluncurkan dua inovasi di Tahun 2023 ini, bertepatan dengan dua tahun kepemimpinan Wali Kota Caroll Senduk SH dan Wakil Wali Kota Wenny Lumentut SE (CSWL).
“Tahun ini ada dua inovasi yang akan diaplikasikan BPBD Tomohon. Ini merupakan persembahan terbaik untuk dua tahun kepemimpinan wali kota dan wakil wali kota. Karena salah satu misi CSWL adalah untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat dari semua sektor,” ujar Hengkie Supit SIP, Kepala Pelaksana BPBD Kota Tomohon.
Dari sektor penanggulangan bencana, katanya, pemerintah harus memastikan masyarakat memiliki rasa aman dan siap dalam menghadapi bencana. Ketahanan daerah menghadapi bencana merupakan salah satu indikator kesejahteraan masyarakat.
“Oleh karena itu, dua inovasi yang akan mendukung ketahanan masyarakat dari ancaman bencana yaitu
Sistem Informasi Tanggap Bencana Tomohon atau SIGAB-Tomohon dan Wanita Tanggap Bencana atau WaTaNa,” ungkapnya.
Sistem Informasi Tanggap Bencana Tomohon atau SIGAB merupakan suatu aplikasi pelayanan informasi dan pelaporan dari kelurahan hingga ke tingkat kota, provinsi dan pusat soal semua kejadian bencana di Kota Tomohon. Dari laporan cepat ini menjadi dasar asesmen kaji cepat Tim TRC-PB melaksanakan penanganan.
Sementara WaTaNa atau Wanita Tanggap Bencana akan fokus pada para wanita atau Ibu Rumah Tangga (IRT) sebab saat kejadian bencana, sebagian besar hanya Ibu- ibu yang ada di rumah sementara bapak-bapak biasanya bekerja. Oleh karena itu, IRT perlu untuk diberikan edukasi bagaimana siap dan tanggap menghadapi bencana,apalagi dalam rumah IRT harus menolong dirinya maupun Kelompok rentan seperti bayi, anak-anak, orang tua, lansia atau mungkin ada yang sakit, difabel dan lainnya.
“Program kegiatan Inovasi ini akan mulai dilaksanakan pada triwulan kedua tahun ini, sudah dianggarkan dan dalam proses perencanaan kegiatan,” pungkas Hengkie Supit.