CAKRAWALLA – Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Daerah Provinsi Sulut melaksanakan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Terkait Perencanaan Pusat dan Daerah di Tingkat Provinsi, 16 hingga 18 Juni 2021 di Tomohon.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkot Tomohon Ir Enos Pontororing MSi saat mewakili wali kota dalam rakorda ini mengatakan, kegiatan ini merupakan momentum strategis dalam rangka melakukan akselerasi pengembangan dan penguatan koperasi dan UMKM yang lebih berkualitas di tengah Pandemi Covid-19.
“Saya berharap agar kehadiran koperasi dapat menunjukkan fungsi dan perannya dalam mendukung kebijakan nasional sebagai tiang penyanggah utama ekonomi, sebagai penyeimbang kekuatan ekonomi,” ujarnya.
Koperasi menurutnya berperan dalam mendorong munculnya ekonomi biaya rendah dengan cara memacu efisiensi yang bersifat teknis, alokatif dan sosial. Hal ini diperlukan koperasi dalam menghadapi persaingan usaha yang semakin ketat terutama yang datangnya dari kekuatan usaha yang lebih besar dan mendominasi dalam pasar dan harga.
Dikatakannya, presiden sudah memandatkan proporsi bantuan untuk UMKM ditambah menjadi 30 persen hingga 2025 namun sekarang baru sekitar 20 persen.
“Makanya, UMKM juga harus siap saat nanti kerannya dibuka. Oleh karena itu, dalam rakorda ini akan banyak membahas penyaluran BPUM, bantuan wirausaha, DAK fisik dan non fisik bidang koperasi UKM tahun anggaran 2022 dan isu strategis lainnya,” terang Pontororing.