Edwin Roring: Selamat Paskah, Kristus Sudah Bangkit, Haleluya

Tomohon, CAKRAWALA – Selamat merayakan Paskah tahun 2022 kepada segenap umat kristiani di Kota Tomohon. Oleh bilur-bilur-Nya kita telah disembuhkan dan dengan pengorbanan-Nya di kayu salib, dosa kita telah dihapuskan. Biarlah kehendak Tuhan saja yang terjadi atas hidup kita karena rencana Tuhan itu indah dan tidak akan sekali-kali ia meninggalkan kita semua, Selamat Paskah tahun 2022, Kristus sudah bangkit, Haleluya.

Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Daerah Kota Tomohon Edwin Roring SE ME saat menghadiri dan mengikuti Ibadah Paskah Jemaat  GMIM Bukit Zaitun Walian Dua, Minggu (17/04/2022).

“Hari ini adalah hari peringatan perayaan kebangkitan Kristus yang merupakan perayaan keagamaan sarat makna bagi umat Kristen di berbagai belahan dunia. Karena itu maknanya sangatlah mendalam bagi kita semua sebagai pengikut Kristus. Paskah dalam konteks Kristen Protestan dan Katolik artinya bahwa melalui Paskah Tuhan sudah memberikan diri-Nya untuk umat manusia,”

“Dia berkorban mencurahkan darah-Nya, mati dan bangkit pada hari yang ketiga. Artinya, dosa umat diampuni, jiwa kita diselamatkan dan kita semua mengalami hidup baru di dalam Tuhan. Lahir baru berarti berjuang di dalam dunia ini untuk menjadi saksi cinta Tuhan pada manusia dengan memperbarui hidup dan bertobat agar jadi lebih baik,” ungkapnya.

Saat merayakan Paskah, ungkapnya, kita sebagai pengikut Kristus saling mengucapkan Selamat Hari Paskah. Ucapan salam tersebut merupakan wujud deklarasi bahwa Tuhan sudah memenangkan umat manusia dari kematian. Ini adalah deklarasi bahwa Iman Kristen itu Iman yang bangkit dan berwujud dalam tindakan nyata bukan iman yang semu atau mati. Jadi penting sekali untuk mengucapkan Selamat Paskah dan merayakan Paskah dengan harapan, cinta dan tawa dengan orang-orang yang paling berarti.

Makna Paskah bagi umat Kristiani dijelaskannya adalah merayakan kebangkitan Yesus setelah kematian-Nya dimana peristiwa tersebut merupakan nubuat mesias yang digenapi untuk mati berkorban demi menebus dosa-dosa manusia. Akan tetapi, Paskah tidak selalu melambangkan kebangkitan Kristus saja, melainkan juga sebagai bukti janji-Nya yang mulia akan kehidupan kekal, bagi mereka yang percaya dan setia mengikuti-Nya.

“Paskah menjadi momen bagi mereka yang jauh dari Tuhan untuk kembali mengandalkan Tuhan dalam hidupnya. Memperkenankan Tuhan Yesus memimpin hidup jemaat dan umat-Nya. Oleh karena itu janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita seperti dibiasakan oleh beberapa orang tetapi marilah kita saling menasihati dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat (Ibrani 10:25). Hendaknya Perayaan Paskah yang kita peringati setiap tahun tidak hanya menjadi kegiatan seremony keagamaan semata tetapi kiranya kita semakin memahami dan menghayati karya penyelamatan Yesus Kristus dalam menapaki dinamika kehidupan ini,” ungkap Roring.

Kita semua, katanya diharapkan melakukan introspeksi, mengakui dan mengagumi kemahakuasaan Tuhan dengan Tak Terpisahkan Dari Kasih Allah. Inilah Tema Perayaan Paskah Tahun 2022 yang mengingatkan pentingnya rasa persaudaraan dan sikap gotong royong untuk kembali membangun semua infrastruktur dan perekonomian yang hancur akibat Pandemi Covid-19 selama dua tahun belakangan ini.

“Begitupula dengan mengokohkan optimisme di tengah Perayaan Paskah maka sangat penting bagi kita sekalian untuk merenung dan memfokuskan diri kepada Tuhan, mengingat mereka yang membutuhkan uluran tangan, kita mengaku dosa; karena tak seorang pun di dunia ini yang tak berdosa karena semua orang telah berbuat dosa. melakukan rekonsiliasi; mengingatkan kita supaya kita mau berdamai dengan Tuhan, berdamai dengan diri sendiri dan musuh kita atau siapapun yang telah menimbulkan permasalahan,” ujarnya.

Hari Kebangkitan Yesus menurutnya adalah waktu untuk kembali mengalami api sukacita dan kebangkitan kembali dari segala kondisi hidup yang lama. Kebangkitan Kristus memberikan pengharapan besar untuk kehidupan kekal dengan menanam benih keselamatan di zaman kita sekarang sebab mereka yang berharap kepada Tuhan akan mendapatkan kembali kekuatan mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version