Tomohon, CAKRAWALA – Sekretariat DPRD Kota Tomohon menggelar sosialisasi tentang Peraturan Daerah (Sosperda) Nomor 3 Tahun 2022 tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (Perubahan APBD) Tahun Anggaran 2022.
Sosperda kepada masyarakat di Kelurahan Lansot, Tumatangtang dan Tumatangtang Satu Kecamatan Tomohon Selatan ini dibuka Sekretaris DPRD Kota Tomohon Steven Waworuntu SSTP diwakili Kepala Bagian Keuangan, Fasilitasi, Penganggaran dan Pengawasan Djon Liuw SPi di Villa Jesjo Tomohon, Senin (21/11/2022).
Ketua DPRD Kota Tomohon Djemmy Jerry Sundah SE mengatakan, dalam pembahasan APBD itu rutin setiap tahun dimana ada dua kali yakni APBD Induk dan Perubahan APBD.
“Memang sangat-sangat penting Sosialisasi Peraturan Daerah itu dilaksanakan setelah Perubahan APBD 2022,” ujar politisi Partai Golkar.
Dikatakannya, anggaran di Perubahan APBD 2022 harus dapat termanfaatkan dengan baik dimana didalamnya terdapat program pemerintah juga bantuan-bantuan.
“Itu ditetapkan dalam Perubahan APBD 2022 yang disetujui bersama, ditetapkan dan disosialisasikan dimana wajib diketahui masyarakat,” tutur mantan Hukum Tua Lansot.
Sementara Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah Drs Gerardus Mogi MAP mengatakan, kebijakan yang mendasari Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun 2022 Pemerintah Kota Tomohon adalah sinkronisasi program kegiatan dan sub kegiatan perangkat daerah dengan program nasional dan antar program perangkat daerah dengan kinerja perangkat daerah sesuai dengan standar pelayanan minimal yang ditetapkan kemudian penyesuaian anggaran pendapatan daerah, penyesuaian anggaran belanja sebagai akibat adanya pergeseran antara rincian dan objek belanja, antar unit organisasi, antar program dan kegiatan kegiatan serta antar jenis belanja.
“Penggunaan silpa tahun sebelumnya untuk mendanai program dan kegiatan yang belum tersedia anggarannya, mendanai kenaikan gaji dan tunjangan ASN akibat adanya kebijakan pemerintah pusat, menutup defisit anggaran serta mendanai kewajiban pemerintah daerah yang belum tersedia anggarannya,” ungkap Mogi.