Tomohon, CAKRAWALA – Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) di Novotel Manado Golf Resort & Convention Center, Kairagi II, Sulawesi Utara, 8 hingga 10 Februari 2023.
Kali ini, agenda tahunan tersebut bertajuk Digitalisasi Adminduk untuk Kemudahan Layanan Publik dan Pemilu 2024 dimana delegasi dari Kota Tomohon dipimpin langsung Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Daerah Albert Tulus SH yang hadir langsung bersama 1.600 perserta lainnya baik itu kepala dan sekretaris dinas serta kepala bidang dari Dinas Dukcapil kabupaten/kota dan 38 provinsi.
Menurut Tulus, ada tujuh arahan Menteri Dalam Negeri Jenderal Polisi (Purn) Prof Drs H Muhammad Tito Karnavian BA MA PhD melalui Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dirjen Dukcapil) Prof Dr Zudan Arif Fakrulloh SH MH, pertama benahi seluruh sistem agar data yang dihasilkan akurat. Kedua, mempermudah rakyat mendapatkan layanan kedukcapilan seperti gunakan Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM). Arahan Mendagri yang ketiga gunakan data Dukcapil untuk perencanaan pembangunan dan mengeksekusi program-program pemerintahan seperti gunakan single identity number berbasis NIK.
Kemudian keempat jangan ada pungli dengan membuat sistem pelayanan yang transparan. Kelima, hilangkan paradigma lama, semua dipermudah. Keenam adalah perbaiki SDM, mentalitas, integritas dan kompetensi dan yang terakhir adalah menciptakan iklim yang kompetitif dengan memberikan reward and punishment sehingga akan banyak memberikan motivasi kepada seluruh ASN untuk bergerak maju dan dilakukan secara terus menerus secara terukur.
Menariknya, Albert Tulus kepada cakrawala.web.id mengatakan, kemeja yang digunakan oleh Dirjen Dukcapil Zudan Arif Fakrulloh merupakan pemberian Wali Kota Tomohon. “Ya, Bapak Dirjen Dukcapil dalam Rakornas ini memakai kemeja batik motif Tomohon pemberian Bapak Wali Kota Tomohon,” ujarnya.