Anggaran Untuk Koperasi dan UKM Pemkot Tomohon Nyaris Sentuh Angka 700 Juta

Tomohon, CAKRAWALA – Asisten Administrasi Umum Pemkot Tomohon Drs Octavianus Mandagi MAP membuka Kegiatan Pemahaman dan Pengetahuan Perkoperasian Serta Kapasitas dan Kompetensi SDM Koperasi di Kota Tomohon.

Saat menyampaikan sambutan, Mandagi mengatakan saat ini pertumbuhan ekonomi nasional sedang mengalami tantangan yang cukup serius, angka kemiskinan, pengangguran meningkat, dunia usaha terutama Koperasi dan UMKM mengalami dampak yang berat dari sisi produksi, pemasaran dan pembiayaan sebagai akibat Pandemi Covid-19.

“Tantangan baru yang dihadapi oleh dunia perkoperasian tidak hanya sekedar mengubah cara berbisnis dengan memanfaatkan perkembangan teknologi digital dan inovasi produk tetapi juga menjadi momentum untuk menghadirkan visi baru di tengah perubahan sosial ekonomi yang sangat dinamis,” ujarnya, Rabu (18/05/2022).

“Pemerintah kota terus berusaha menggerakan roda pemerintahan pada umumnya secara khusus bagi gerakan koperasi dan pelaku usaha dan juga saat ini berupaya untuk memfasilitasi Pusat Layanan Umum Terpadu bagi Koperasi dan Pelaku Usaha Kecil dan Menengah dimana proposalnya telah diajukan ke Kementerian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah sambil menunggu proses kelanjutan,” tutur Mandagi.

Dalam kegiatan ini juga terungkap pada tahun 2022, Pemerintah Kota Tomohon telah menganggarkan bantuan bagi gerakan Koperasi dan UKM berupa bantuan bagi pelaku UKM bidang kuliner senilai Rp 250.000.000, pelatihan bagi pengurus, pengawas dan anggota koperasi sebanyak dua angkatan senilai Rp 226.663.800, pelatihan bagi UKM bidang souvenir dua angkatan seniali Rp 177.536.200.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version